Berita
Home » Blog » DPRD Kota Bekasi Dorong Perluasan Program Bike to Work Bagi Aparatur Sipil Negara

DPRD Kota Bekasi Dorong Perluasan Program Bike to Work Bagi Aparatur Sipil Negara

PITASUARA.COM, Kota Bekasi – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi mendorong Pemerintah Kota Bekasi untuk memperluas implementasi program Bike to Work (bersepeda ke kantor) di lingkungan pemerintahan guna meningkatkan kualitas kesehatan aparatur dan mendukung efisiensi energi.

Usulan ini bertujuan untuk mengubah budaya kerja menjadi lebih ramah lingkungan serta menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam merespons tantangan krisis global melalui penghematan konsumsi bahan bakar di sektor transportasi.

Anggota Komisi 1 DPRD Kota Bekasi, Nawal Husni, meminta pemerintah agar kebijakan bersepeda tidak hanya terbatas pada hari Jumat, melainkan ditambah durasinya menjadi tiga hari dalam seminggu.

Menurutnya, penerapan yang lebih intensif akan memberikan dampak signifikan bagi kebugaran Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus mengurangi beban polusi udara di wilayah perkotaan.

“Kami meminta Pemerintah Kota Bekasi untuk dapat menerapkan Bike to Work bukan hanya di hari Jumat saja, namun dapat ditambah hari, seperti tiga hari dalam seminggu,” kata Nawal Husni kepada Wartawan, Sabtu (09/05/2026).

Sinergi ATR/BPN dan ANRI: Wujudkan Kepastian Hukum Melalui Penguatan Arsip Pertanahan

Ia juga menjelaskan gerakan ini sangat relevan dengan upaya pemerintah pusat dalam menggalakkan efisiensi di tengah situasi ekonomi global yang tidak menentu.

Selain menyasar kalangan ASN, ia juga berharap budaya bersepeda ini dapat diadaptasi oleh instansi swasta serta institusi pendidikan di seluruh Kota Bekasi sebagai bentuk edukasi gaya hidup sehat sejak dini.

“Dari rumah pakai baju olahraga dulu. Sampai kantor baru Ganti ke baju dinas. Kalau bisa nanti toilet Pemkot tambah kamar bilas, Biar semakin seger. Kerja jadi lancer,” ungkapnya.

Ia mengenang masa sekolahnya yang penuh dengan aktivitas fisik, di mana bersepeda merupakan sarana transportasi utama bagi siswa. Nawal meyakini bahwa dengan kemauan politik yang kuat dari pemerintah, tradisi positif tersebut sangat mungkin untuk dihidupkan kembali di era modern saat ini.

“Dulu di zaman saya sekolah memakai sepeda, mulai dari SD, SMP, hingga SMA. Seharusnya penerapan tersebut juga bisa diterapkan kembali sekarang,” tegasnya.

Wakil Ketua KPK Bedah Titik Rawan Pengadaan Barang di Kementerian Sosial

DPRD Kota Bekasi berharap Pemkot segera melakukan kajian teknis terkait penyediaan fasilitas pendukung bagi para pesepeda, seperti jalur khusus yang aman dan area parkir yang memadai di gedung-gedung pemerintahan dan sekolah.

“Langkah ini diharapkan mampu menjadikan Kota Bekasi sebagai pionir kota ramah pesepeda yang mengutamakan kesehatan dan keberlanjutan lingkungan,” pungkasnya. (ADV)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share